Kupejamkan matakuKurasakan jiwaku melayang meninggalkan ragakuAku melihat awan putih, langit biruKuhempaskan jiwaku ke salah satu awanKicauan burung-burung terdengar riang dari bawah sanaDamai, tenteramSemua masalahku terserap kedamaianKurasa aku siap membuka mataku kembaliNamun, apa yang terjadi?Ketika kubuka mataku,Yang ada hanyalah keputus asaan

